Berita

GEOGRAFIS WILAYAH DESA BONTO DAENG

21-01-2026
Desa Bonto Daeng merupakan salah satu dari 6 Desa yang menjadi bagian dari wilayah Pemerintahan Kecamatan Uluere dengan jarak tempuh 2,5 km dari Ibukota Kecamatan dan sekitar 18 km dari Ibukota Kabupaten Bantaeng. Perjalanan ke Desa Bonto Daeng dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua, dengan waktu tempuh sekitar 35 menit dari ibu kota kabupaten. Desa Bonto Daeng mempunyai luas wilayah 1.047 Ha, atau sekitar 10,47 km2. Secara geografis Desa Bonto daeng berbatasan dengan: Desa kassi kabupaten Jeneponto sebelah barat nya, Desa Bonto Tallasa sebelah selatan, sebelah timur berbatasan dengan Desa Bonto Tangnga, dan sebelah utara berbatasan dengan Desa Bonto Marannu. Secara administratif pemerintahan Desa Bonto Daeng terbagi menjadi 5 dusun yaitu: Dusun Bungayya, Dusun Borong Tangnga, Dusun Lembang-lembang, Dusun Tamaona, dan Dusun Lapparaka (ibu kota Desa).

Desa Bonto Daeng, yang terletak di Kecamatan Ulu Ere, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, memiliki karakteristik geografis yang sangat khas sebagai daerah dataran tinggi. Berada pada ketinggian yang cukup signifikan di lereng Gunung Lompobattang, desa ini menyuguhkan bentang alam berupa perbukitan yang bergelombang dan lembah-lembah yang hijau. Suhu udara di wilayah ini cenderung sejuk hingga dingin, yang menjadi pembeda utama dibandingkan dengan wilayah pesisir Bantaeng. Kondisi topografi yang miring ini memberikan pemandangan alam yang memukau, di mana kabut seringkali turun menyelimuti pemukiman warga pada pagi dan sore hari.

Kekayaan sumber daya alam di Desa Bonto Daeng sangat didukung oleh kondisi tanahnya yang subur, berjenis tanah vulkanik yang kaya akan unsur hara. Keunggulan geografis ini dimanfaatkan secara optimal oleh penduduk setempat untuk sektor pertanian hortikultura. Desa ini dikenal sebagai salah satu lumbung sayur-mayur di Kabupaten Bantaeng, dengan komoditas utama seperti kentang, kubis, wortel, dan bawang merah. Sistem terasering sering dijumpai di lahan-lahan pertanian warga guna mencegah erosi tanah sekaligus memaksimalkan pemanfaatan lahan di area yang memiliki kemiringan cukup curam.

Selain aspek relief dan kesuburan tanah, letak geografis Desa Bonto Daeng juga sangat strategis dalam mendukung ketersediaan air bersih di wilayah sekitarnya. Sebagai daerah tangkapan air (catchment area), kawasan ini memiliki banyak mata air alami yang mengalir jernih sepanjang tahun. Keberadaan vegetasi yang masih terjaga di bagian hulu membantu menjaga siklus hidrologi, sehingga pasokan air untuk kebutuhan domestik maupun irigasi pertanian tetap stabil. Integrasi antara iklim yang mendukung, tanah yang subur, dan ketersediaan air menjadikan Desa Bonto Daeng sebagai wilayah yang memiliki potensi agrowisata yang sangat besar di masa depan.

Link maps Desa Bonto Daeng:
https://maps.app.goo.gl/pLk88kP4qsGrRjjA7?g_st=ac