Berita

Inovasi Ramah Lingkungan: Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 Sosialisasikan Semprotan Lalat Alami di Desa Bonto Daeng

21-01-2026
Bonto Daeng, 8 Januari 2026 — Melanjutkan komitmen dalam membawa perubahan
nyata bagi masyarakat, mahasiswa KKN Tematik Gelombang 115 Universitas Hasanuddin
menggelar sosialisasi pembuatan semprotan lalat dari bahan alami. Kegiatan yang dipelopori
oleh Adinda Rizky Faragishka ini berlangsung di Kantor Desa Bonto Daeng, Kecamatan
Uluere, Kabupaten Bantaeng.

Sosialisasi ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK dan Jajarannya, Tokoh
Masyarakat Desa Bonto Daeng. Inovasi ini merupakan bagian dari sektor program kerja
lingkungan yang sebelumnya telah dipaparkan dalam seminar program kerja di hadapan
perangkat desa dan tokoh masyarakat. Sosialisasi ini bertujuan untuk menyelaraskan disiplin
ilmu mahasiswa dengan kebutuhan riil warga dalam menjaga sanitasi pemukiman.

Dalam pemaparannya, Adinda Rizky Faragiskha menekankan pentingnya beralih dari
bahan kimia sintetis ke bahan organik guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Program
ini tidak hanya fokus pada hasil fisik, tetapi juga pada transfer pengetahuan agar warga mampu
memproduksi sendiri alat pengendali hama yang murah dan efektif.

Adapun poin-poin utama dalam sosialisasi tersebut meliputi:
1. Pemanfaatan Potensi Lokal: Menggunakan bahan-bahan alami yang tersedia di
lingkungan sekitar desa untuk dijadikan cairan pengusir lalat.
2. Keamanan Jangka Panjang: Memberikan edukasi mengenai bahaya pestisida kimia bagi
kesehatan keluarga dan ekosistem desa.
3. Kemandirian Desa: Mendorong warga untuk mengadopsi inovasi ini guna memperkuat
kemandirian desa dalam bidang kesehatan lingkungan.

Ketua Tim Penggerak PKK dan Jajarannya beserta Warga Desa Bonto Daeng
memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini, mengingat kehadirannya mampu
memberikan penyegaran dan solusi praktis bagi tantangan yang dihadapi warga. Senada
dengan hal tersebut, para tokoh masyarakat berharap agar gotong royong dalam menerapkan
ilmu ini terus berlanjut bahkan setelah masa KKN berakhir.
Melalui sinergi antara akademisi dan masyarakat, program semprotan lalat alami ini
diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kebersihan dan
kenyamanan Desa Bonto Daeng.